Timnas Maroko mencetak sejarah gemilang di Piala Dunia 2022 dengan lolos ke semifinal, prestasi pertama bagi negara Afrika. Keberhasilan ini bukan hanya mimpi, tapi fondasi untuk susunan pemain timnas Maroko yang lebih kuat di masa depan. Artikel ini mengupas prediksi susunan pemain timnas Maroko pasca-kemenangan epik tersebut, fokus pada perubahan taktik, pemain muda berbakat, dan strategi pelatih Walid Regragui. Mari kita telusuri bagaimana timnas Maroko berevolusi untuk mengejar gelar juara Piala Dunia 2026 atau AFCON mendatang. 🌟
Latar Belakang Prestasi Historis Semifinal Piala Dunia 2022
Setelah mengalahkan tim-tim kuat seperti Belgia, Spanyol, dan Portugal, timnas Maroko menjadi kebanggaan Afrika. Di bawah asuhan Walid Regragui, mereka menggunakan formasi 4-1-4-1 yang solid, dengan pertahanan kokoh dan serangan balik mematikan. Pemain kunci seperti Hakim Ziyech, Sofyan Amrabat, dan Achraf Hakimi bersinar terang. Namun, setelah turnamen, beberapa pemain pensiun atau pindah klub, memaksa evolusi susunan pemain timnas Maroko.
Menurut data dari FIFA, Maroko naik peringkat ke posisi 11 dunia pada 2023, menunjukkan potensi besar. Prediksi terkini untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 menekankan integrasi pemain muda dari akademi Eropa, seperti yang dilaporkan ESPN. Ini bukan hanya soal nama besar, tapi bagaimana membangun tim yang berkelanjutan. Apakah Regragui akan pertahankan gaya defensif? Jawabannya ada di susunan baru ini.
Prediksi Susunan Pemain Utama: Formasi 4-3-3 yang Fleksibel
Pasca-2022, prediksi susunan pemain timnas Maroko cenderung ke formasi 4-3-3 untuk keseimbangan antara pertahanan dan serangan. Ini evolusi dari 4-1-4-1 lama, memungkinkan kreativitas lebih di lini tengah. Berikut breakdown posisi kunci berdasarkan performa terbaru di klub dan pemanggilan nasional (data per 2024 dari Transfermarkt dan CAF):
| Posisi |
Pemain Utama |
Usia |
Klub Saat Ini |
Alasan Diprediksi |
| Kiper |
Yassine Bounou |
33 |
Al-Hilal (Saudi Arabia) |
Pahlawan penalti vs Spanyol 2022; pengalaman tinggi di liga Asia. |
| Bek Kanan |
Achraf Hakimi |
26 |
Paris Saint-Germain |
Kecepatan dan umpan silang mematikan; tetap jadi andalan. |
| Bek Tengah |
Nayef Aguerd |
28 |
West Ham United |
Duet solid dengan Saïss; pengalaman Premier League. |
| Bek Tengah |
Romain Saïss |
34 |
Beşiktaş |
Kapten veteran; kepemimpinan di lini belakang. |
| Bek Kiri |
Noussair Mazraoui |
26 |
Bayern Munich |
Serbaguna; bisa naik ke serangan dengan Hakimi. |
| Gelandang Defensif |
Sofyan Amrabat |
28 |
Fenerbahçe (pinjaman dari Man United) |
"Pembuat perbedaan" di 2022; pemulihan form setelah United. |
| Gelandang Tengah |
Brahim Díaz |
25 |
Real Madrid |
Bakat baru; kreativitas Spanyol-Maroko untuk ganti Ziyech. |
| Gelandang Serang |
Amine Harit |
27 |
Marseille |
Pemulihan cedera; visi permainan tinggi. |
| Penyerang Kanan |
Hakim Ziyech |
31 |
Galatasaray |
Meski usia, tendangan bebasnya masih mematikan. |
| Penyerang Tengah |
Youssef En-Nesyri |
27 |
Sevilla |
Pencetak gol utama; fisik kuat untuk duel udara. |
| Penyerang Kiri |
Sofiane Boufal |
30 |
Al-Seeb (Oman) |
Dribel lincah; opsi rotasi untuk variasi. |
Formasi ini diprediksi karena fleksibilitasnya—bisa berganti ke 4-2-3-1 jika butuh pertahanan ekstra. Pemain seperti Amrabat dan Hakimi tetap jadi tulang punggung, sementara Díaz mewakili generasi baru. Menurut analisis BBC Sport, Maroko punya kedalaman skuad terbaik di Afrika, dengan 70% pemain bermain di liga Eropa top.
Perubahan Kunci Pasca-Piala Dunia 2022: Siapa yang Keluar dan Masuk?
Setelah semifinal 2022, timnas Maroko mengalami transisi. Romain Saïss hampir pensiun tapi kembali, sementara Hakim Ziyech sempat absen karena konflik tapi direkrut lagi. Pemain muda seperti Bilal El Khannouss (26, Genk) dan Zakaria Aboukhlal (24, Toulouse) dipanggil untuk uji coba, menambah kedalaman. Cedera Boufal di 2023 sempat jadi tantangan, tapi pemulihannya membuat lini serang lebih tajam.
Statistik CAF 2024 menunjukkan Maroko memenangkan 8 dari 10 laga terakhir, termasuk kualifikasi AFCON. Prediksi ini didasarkan pada pola pemanggilan Regragui, yang prioritaskan loyalitas dan form klub. Bayangkan jika Ziyech dan Díaz duet—serangan Maroko bisa setara Brasil! Namun, tantangan utama adalah menjaga kebugaran veteran seperti Bounou. 👍
Prospek Masa Depan: Menuju Dominasi Afrika dan Dunia
Dengan susunan pemain timnas Maroko yang diprediksi ini, target utama adalah juara AFCON 2025 di Maroko sendiri. Regragui, yang kontraknya diperpanjang hingga 2026, fokus pada integrasi diaspora Maroko di Eropa. Pemain seperti Adam Masina (Beerschot) atau bahkan talenta baru dari akademi Raja Mohammed VI bisa jadi kejutan.
Untuk Piala Dunia 2026, Maroko berada di pot 1 kualifikasi Afrika, dengan peluang lolos tinggi. Analis Goal.com memprediksi mereka capai perempat final lagi, berkat kedalaman skuad. Apa yang membuat prediksi ini menarik? Potensi rotasi: Jika En-Nesyri cedera, Aboukhlal siap gantikan dengan kecepatan mudanya. Ini bukan akhir, tapi awal era baru timnas Maroko—dari underdog ke powerhouse.
Kesimpulan: Mengapa Susunan Ini Bisa Ubah Sejarah
Prediksi susunan pemain timnas Maroko setelah Piala Dunia 2022 menjanjikan perpaduan sempurna antara pengalaman dan talenta muda. Dari Hakimi di sisi kanan hingga Díaz di tengah, tim ini siap tantang raksasa. Jika Regragui pertahankan disiplin 2022, Maroko bisa jadi juara pertama Afrika di Piala Dunia. Ikuti perkembangan terbaru—siapa tahu, semifinal hanyalah permulaan! Apa pendapatmu tentang lineup ini? Bagikan di komentar untuk diskusi lebih lanjut. 👏
Artikel ini berdasarkan data terkini per 2024; susunan bisa berubah berdasarkan cedera atau keputusan pelatih.